MENGAIS NAFKAH DI BULAN PENUH BERKAH

By | 10.17 Leave a Comment
(Pak Nobianto, menunjukan bahan baku pembuatan gelang,
yang didapatkanya dari Jawa Timur)

            Assalamualaikum sahabat semua.
Ada yang menarik dalam pagelaran Festival Nuzulul Qur’an 1438 H ini. Disela-sela hiruk pikuk perlombaan, mimin menjumpai sosok pejuang keluarga yang gigih. Beliau adalah bapak Nobianto, seorang penjaja gelang tali yang jauh-jauh datang dari Sodo, Paliyan. Profesi ini dilakukan lantaran adanya tuntutan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyekolahkan ketiga anaknya yang saat ini duduk di kelas 3 SMP, 5 SD, dan TK.

            Mata pencaharian Bapak Nobianto ini sebenarnya adalah pedagang siomay keliling yang biasa menjajakan dagangannya di sekolah-sekolah daerah Sodo, Paliyan.  Di sela-sela pekerjaan utama tersebut, beliau juga merupakan seorang buruh bangunan yang bekerja saat ada permintaan dari tetangga.

            Gelang yang dijual merupakan gelang produksi sendiri yang  pengerjaannya dibantu oleh istri dan anaknya selepas pulang sekolah. Bahan untuk membuat gelang ini diperoleh dari Yogyakarta dan Jawa Timur. Adapun omset yang di dapat sekitar Rp 50.000 per hari. Bagi sahabat yang menginginkan gelang ini selama pagelaran FNQ bisa datang ke kompleks MTs Muhammadiyah Wonosari dengan cukup merogoh kocek sebesar Rp 1.000 per gelang. Cukup murah bukan?

karya yang dijual oleh Pak Nobianto

beberapa santri berminat membeli karya Pak Nobianto


            Tak lupa Pak Nobianto juga memberikan apresiasi atas terlaksanakannya FNQ  ini. Menurutnya, acara seperti ini sangat baik. Harapannya, semangat dan kreativitas anak dapat meningkat. “Saya sangat mendukung lomba ini, anak-anak pada semangat kalau ada hadiahnya”, tuturnya.(nita/helmei).
           


0 komentar:

Posting Komentar