 |
| (dokumentasi pribadi) |
Firas Alkhateeb seorang peneliti Sejarah di
Universal School, Bridgeview, Illionis, mengungkapkan banyak sejarah mengenai
Islam. Melalui bukunya yang berjudul “Sejarah Islam yang Hilang”, Alkhateeb
mencoba memaparkan beberapa fakta sejarah Islam yang berseputar pada kejayaan
Islam di masa lalu.
Sebagai orang yang masih awam mengenai sejarah
perkembangan Islam di Dunia, kita pasti tidak akan mengira bahwa Islam pernah
berjaya di belahan Eropa, bahkan dihormati di negeri Tirai Bambu Tiongkok.
Barulah setelah kemuculan beberapa buku dan film seperti 99 cahaya di langit
Eropa dan Bulan terbelah di langit Amerika karya Hanum Rais dan Rangga
Almahendra, kita menyadari bahwa Islam memang sangat luar biasa.
Salah satu kisah yang cukup menarik adalah bagaimana
perkembangan Islam di Tiongkok pada masa Dinasti Tang sampai Dinasti Ming.
Dalam “Sejarah Islam yang Hilang”, Alkhateeb
menjelaskan bahwa Agama Islam masuk ke Tiongkok sekitar tahun 600-700 masehi.
Asal muasal tersebut dapat ditelusuri dari masa khalifah Utsman bin Affan
yang pada masa itu mengirim salah satu utusan sahabat ke DInasti Tang sekitar
tahun 650 masei. Sahabat tersebut bernama Sa’ad bin Abi Waqqas.
Kehadiran Islam mulai dirasakan secara utuh dan
permanen baru pada tahun 700an masehi. Kemudian pada tahun 750, pemerintah
Dinasti Tang mengundang tentara Islam untuk mengabdi di Tiongkok. Selama pengabdianya,
tentara-tentara Islam tersebut kemudian menikahi masyrakat pribumi dan
kemudian hdup menjadi bagian dari masyarakat Tiongkok.
Dalam pengabdianya tersebut, para tentara Islam
memiliki peran yang sangat strategis. Mereka menempati bidang-bidang militer
serta birokrasi pemerintahan. Namun meskipun
demikian, komunitas Islam masih menjadi minoritas dan bahkan terisolasi di tengah perkotaan
di Tiongkok. Meskipun terisolasi, hal ini justru menguatkan solidaritas serta
identitas dan peribadatanya.
Perubahan kemudian terjadi setelah penaklukan oleh
Kekaisaran Mongol pada abad ketigabelas. Penaklukan dan penghacuran beberapa
kota di Tmur tengah memaksa umat Muslim melakukan migrasi ke berbagai penjuru
dunia, termasuk Tiongkok. Pada masa itulah jumlah pemeluk Agama Islam
meningkat dan mulai berbaur dengan masyarakat tanpa adanya Iolasi.
Selama masa kekuasaan Mongol yang kemudian berlanjut
pada Dinasti Ming inilah Islam sudah terasimilasi dalam budaya lokal. Dan salah
satu tokoh yang terkenal pada masa itu adalah Zheng He (1371-1433), atau yang kita kenal dengan Laksamana Cheng Ho. Seorang
Tiongkok asli dan Muslim sejati.
Demikian tadi secuil kisah mengenai sejarah Islam. Semoga bermanfaat
dan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT. (elf)
Sumber referensi :
Alkhateeb, Firas. 2016. Sejarah
Islam yang Hilang : Menelusuri kembali Kejayaan Muslim pada Masa Lalu. Yogyakarta
: Bentang Pustaka.
|
0 komentar:
Posting Komentar